Yuk Simak !! 4 Negara dengan Pajak Penghasilan Tertinggi di Dunia

Bayar pajak itu adalah kewajiban setiap warga negara. Mereka yang udah punya pekerjaan kudu bayar yang namanya pajak penghasilan. Ya uang-uang ini bakal balik lagi ke kita, dalam bentuk infrastruktur, misalnya.

Di Indonesia pajak penghasilan cuma berlaku buat yang masuk kategori penghasilan kena pajak (PKP). Sementara yang gak masuk kategori atau penghasilan tidak kena pajak (PTKP) dibebaskan dari kewajiban bayar pajak.

Tarif pajak terbagi-bagi tergantung besaran PKP-nya. Tarif lima persen buat penghasilan tahunan Rp 50 juta. Tarif 15 persen buat penghasilan di atas Rp 50 juta hingga Rp 250 juta. Tarif 25 persen buat penghasilan Rp 250 juta hingga Rp 500 juta.

Lalu tarif 30 persen buat penghasilan di atas Rp 500 juta. Sementara buat Wajib Pajak yang gak punya NPWP dikenakan tarif 20 persen lebih tinggi.

Gak sedikit yang mengeluh dengan besaran pajak ini. Ada aja yang menganggap persentasenya terlalu besar. Padahal nih, di luar sana ada lho negara dengan pajak penghasilan yang jauh lebih tinggi daripada Indonesia.

Dikutip dari Investopedia, nih empat negara dengan pajak penghasilan tertinggi.

1. Belgia

Pajak penghasilan
Belgia

Salah satu negara yang menjadi negara dengan pajak penghasilan (PPh) paling tinggi di dunia adalah Belgia. Negara ini memberlakukan PPh dari 25 hingga 50 persen buat pekerja dengan penghasilan yang tinggi.

Seperti yang diberitakan DDTC, Belgia menetapkan tarif PPh dari 25-50 persen dengan rincian sebagai berikut:

  • Penghasilan tahunan 10.860 Euro dikenakan tarif 25 persen
  • Penghasilan tahunan 10.860 sampai 12.470 Euro dikenakan tarif 30 persen
  • Penghasilan tahunan 12.470 sampai 20.780 Euro dikenakan tarif 40 persen
  • Penghasilan tahunan 20.780 sampai 38.080 Euro dikenakan tarif 45 persen
  • Penghasilan lebih dari 38.080 Euro dikenakan tarif 50 persen

Itu berarti, penghasilan tahunan kena pajak di Belgia mulai dari Rp 180 juta hingga Rp 631 juta. Pajak penghasilan setinggi itu tentunya digunakan Belgia buat layanan kesehatan, pendidikan gratis hingga perguruan tinggi, dan jaminan sosial universal.

2. Jerman

Pajak penghasilan
Jerman

Negara selanjutnya dengan pajak penghasilan tertinggi adalah Jerman. Negara Uni Eropa ini menetapkan tarif pajak mulai dari 14 persen, 42 persen, hingga 45 persen.

Rincian penghasilan dan tarif pajaknya sebagai berikut:

  • Penghasilan tahunan 9.000 sampai 54.949 Euro dikenakan tarif 14 sampai 42 persen
  • Penghasilan tahunan 54.950 sampai 260.532 Euro dikenakan tarif 42 persen
  • Penghasilan tahunan di atas 260.533 Euro dikenakan tarif 45 persen

Dari sini bisa diperkirakan kalau penghasilan tahunan kena pajak di Jerman itu mulai dari Rp 149 juta hingga Rp 4,32 miliar. Itu berarti, per bulannya pekerja di sana menerima minimal gaji Rp 12 jutaan. Tentunya besaran itu cukup sebanding dengan biaya hidup.

3. Denmark

Pajak penghasilan
Denmark

Negara Eropa yang satu ini juga menerapkan pajak penghasilan yang tinggi. Denmark menetapkan pajak penghasilan hingga 55 persen.

Besaran pajak yang ditanggung berbeda antara tingkat penghasilan. Berikut ini rinciannya.

  • Penghasilan tahunan 48.913 Krone pajaknya delapan persen
  • Penghasilan tahunan 48.913 sampai 521.304 Krone pajaknya 41 persen
  • Penghasilan tahunan lebih dari 521.304 Krone pajaknya 55 persen

Walaupun pajaknya besar, orang-orang di Denmark diberi fasilitas yang memadai. Mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.

4. Austria

pajak penghasilan
Austria

Satu lagi negara Eropa yang tetapkan pajak penghasilan yang tinggi adalah Austria. Sama seperti Denmark, orang-orang yang bekerja di sana dikenakan pajak hingga 55 persen.

Di sana besaran pajaknya terbagi menurut besaran penghasilan. Rinciannya sebagai berikut:

  • Penghasilan tahunan 11 ribu sampai 18 ribu Euro pajaknya 25 persen
  • Penghasilan tahunan 18 ribu sampai 31 ribu Euro pajaknya 35 persen
  • Penghasilan tahunan 31 ribu sampai 60 ribu Euro pajaknya 42 persen
  • Penghasilan tahunan 60 ribu sampai 90 ribu Euro pajaknya 48 persen
  • Penghasilan tahunan 90 ribu sampai 1 juta Euro pajaknya 50 persen
  • Penghasilan tahunan di atas 1 juta Euro pajaknya 55 persen

Minimal penghasilan yang kena pajak di sana mulai dari Rp 182 juta per tahun atau Rp 15 jutaan per bulan.

Itulah empat negara yang punya pajak penghasilan tertinggi di dunia.

Patut dicatat, walau dikenai pajak yang tinggi, tapi segala fasilitas publik mulai dari kesehatan hingga pendidikan tersedia dan memadai. Bahkan ada yang gratis.

Gimana menurutmu, apakah kebijakan seperti ini tepat? Lantas, apa kamu tertarik kerja di sana dengan bayaran besar tapi pajak penghasilan juga tinggi?