Membawa bayi pulang pertama kali, ini 5 hal yang wajib diketahui orang tua

Akhirnya setelah menginap beberapa hari di rumah sakit, Bunda bisa membawa bayi pulang pertama kali. Rasanya mungkin campur aduk, antara senang, cemas, sekaligus takut.

Wajar jika Bunda merasa khawatir membawa bayi pulang pertama kali, apalagi untuk para ibu baru. Bayi baru lahir memang terlihat rapuh dan membutuhkan kehati-hatian dalam merawatnya.

Sebelum membawa bayi pulang pertama kali

Berikut ini beberapa hal yang perlu Orang Tua pahami saat akan membawa bayi pulang ke rumah pertama kali.

  1. Pastikan barang kebutuhan bayi telah siap

Mulai dari tempat tidur bayi, stok popok, peralatan mandi, baju bayi, selimut, kaos kaki, dan sebagainya. Orang Tua bisa mencicil untuk belanja ini kira-kira 1 – 2 bulan sebelum bayi lahir.

  1. Jaga kebersihan rumah

Bayi baru lahir masih rentan dan belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Oleh sebab itu, Orang Tua harus memastikan rumah Anda bersih dan higienis agar bayi tidak tertular penyakit.

Caranya adalah dengan mencampurkan Dettol Anti Bakteri Antiseptik Cair dengan air untuk membersihkan permukaan benda yang sering disentuh seperti pegangan pintu, permukaan meja dan dapur, dudukan toilet, tombol flush, saklar lampu, dan sebagainya.

  1. Selalu cuci tangan

Mungkin aktivitas ini terlihat sederhana tetapi tidak boleh diabaikan demi menjaga kesehatan bayi Anda. Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun efektif dalam mencegah penyebaran bakteri penyebab penyakit.

Gunakan sabun cuci tangan anti bakteri Dettol yang terbukti 10x lebih efektif dalam membunuh kuman. Ingatlah untuk mencuci tangan sebelum memegang bayi, sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, setelah mengganti popok, dan kapan saja ketika tangan terlihat kotor.

Untuk saat-saat darurat ketika tak ada air, Orang Tua bisa menggunakan Dettol Instant Hand Sanitizer, terutama ketika sedang bepergian.

  1. Pastikan kecukupan nutrisi bayi

Berbeda dari orang dewasa yang bisa mengatakan kalau dirinya sedang lapar, bayi hanya bisa menangis sebagai petunjuk ketika ia membutuhkan sesuatu. Oleh sebab itu, Orang Tua perlu memerhatikan kapan bayi merasa lapar dan apakah ia sudah cukup kenyang.

Dehidrasi sering menjadi masalah ketika membawa bayi pulang pertama kali. Sebagai panduan bahwa asupan nutrisi dari ASI tercukupi, popoknya akan basah 3 – 4 kali dalam 24 jam. Bila lebih dari enam jam bayi tidak buang air kecil, Orang Tua harus curiga bahwa ia kekurangan cairan.

  1. Meminta dukungan dari support system

Sebagai ibu baru, Anda tak perlu ragu meminta bantuan dari orang-orang terdekat dalam mengurus bayi. Secara fisik dan mental, Bunda masih dalam masa pemulihan pasca melahirkan.

Dukungan dari orang-orang terdekat akan membantu Bunda untuk cepat pulih. Bentuk dukungannya bisa bermacam-macam, mulai dari suami yang ikut bangun tengah malam ketika Bunda menyusui bayi, asisten rumah tangga yang membantu membersihkan rumah, hingga ibu mertua yang memasakkan makanan sehat untuk Bunda.

Memang benar pepatah yang mengatakan dibutuhkan seisi desa untuk membesarkan seorang anak. Jadi, jangan takut dan jangan merasa sendirian, ya, Bun!