Ini Perjalanan Hidup Tio Pakusadewo yang Miskin Karena Narkoba

Seakan tak ada habisnya, satu demi satu nama selebriti ternama tanah air tercoreng karena terjerat kasus narkoba dan harus berurusan dengan kepolisian. Salah satunya adalah aktor senior Tio Pakusadewo.

Aktor berusia 54 tahun ini bukan baru sekali kecanduan narkoba. Tio mengaku, pada era 90an dirinya pernah jadi budak narkoba sampai 15 tahun. Namun, menurut pengakuannya, ia sempat berhenti berkat mengikuti rehabilitasi.

Kabarnya, selama ini ternyata Tio mengontrak rumah di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, setelah menjual rumah pribadinya yang berjarak tidak terlalu jauh dari kontrakan tersebut. Padahal kalau gak terjerat narkoba, tentu aja Tio sudah memiliki hunian yang lebih dari kata layak.

Gimana gak, pria kelahiran 2 September 1963 ini sudah terjun di dunia akting sejak tahun 1987 dan sudah terlibat dalam puluhan judul film Indonesia.

Ya, kalau artis baru aja udah bisa punya rumah mewah seharga miliaran Rupiah, apalagi Tio Pakusadewo yang dikenal sebagai aktor senior multitalenta.

Tapi kalau dipikir-pikir, wajar aja sih ia gak punya rumah mewah, karena uangnya habis untuk membeli narkoba.

Penasaran dengan perjalanan hidup Tio Pakusadewo? Langsung simak aja yuk ceritanya di bawah ini.

Mengenal sosok Tio Pakusadewo

tio-pakusadewo
Mengenal sosok Tio Pakusadewo (brilio)

Siapa sih yang gak kenal dengan aktor kawakan Tio Pakusadewo. Terlepas dari kenyataan bahwa dirinya sudah jadi pengguna narkoba selama 15 tahun, Tio merupakan aktor yang penuh bakat.

Kehidupan keluarga Tio yang dahulu jauh dari kata mewah mendorongnya untuk sukses dan membantu keluarganya. Ia bahkan tidak memiliki kamar sendiri karena harus berbagi dengan saudara-saudara kandungnya.

Seperti anak-anak lainnya, sejak kecil Tio dikenal sebagai sosok yang nakal atau selalu dijuluki sebagai pembuat onar di antara saudara-saudaranya yang lain. Hal itu pun diakui oleh pemain film “The Raid 2: Berandal” ini.

Gak cuma itu aja, ia bahkan sering berpindah-pindah sekolah karena masuk daftar hitam lulusan SMP yang sering tawuran.

Pengalaman hidupnya yang pahit membuat Tio bertekad untuk mengubah nasib. Ia pun memutuskan untuk terjun ke dunia film. Ternyata, hasilnya pun tak sia-sia.

Pasalnya, ia masuk ke dalam jajaran aktor senior penuh talenta dan sangat diperhitungkan di dunia hiburan Tanah Air.

Terjun ke dunia hiburan

tio-pakusadewo
Terjun ke dunia hiburan (koran-jakarta)

Aktor yang memiliki nama asli Irwan Susetyo Pakusadewo ini merupakan salah satu aktor senior yang sukses meraih banyak penghargaan di dunia perfilman Tanah Air.

Tio Pakusadewo mulai terjun ke dunia hiburan sejak tahun 1980-an. Film pertamanya yaitu “Bilur-Bilur Penyesalan” yang dirilis di tahun 1987. Saat itu, usianya masih 24 tahun.

Namun namanya baru melambung dan dikenal banyak orang sejak ia bermain dalam film layar lebar berjudul Cinta dalam Sepotong Roti. Dalam film yang dirilis tahun 1990 itu, Tio berperan sebagai Topan.

Sayangnya, di tahun 1990-an dunia perfilman Indonesia lesu. Namun ia tak patah arang dan terus berkarya.

Sudah lebih dari 50 judul film yang ia perankan dari tahun 1980 hingga 2018. Selain layar lebar, ia juga sudah bermain di FTV, sinetron, sitkom dan video klip.

Lebih dari 30 tahun berkarya, wajar jika Tio berhasil mendapatkan banyak penghargaan seperti piala Indonesian Movie Awards, MTV Indonesia Movie Awards, dan juga Piala Citra di Festival Film Indonesia.

Bahkan, salah satu film yang ia perankan yaitu “Surat dari Praha” digadang-gadang jadi salah satu nominasi Oscar tahun 2017 kategori Film Berbahasa Asing Terbaik. Sayang, film tersebut tersisih oleh film-film lainnya dan batal dinominasikan.

Terjerat Narkoba

tio-pakusadewo
Terjerat Narkoba (detik)

Pada Desember 2017, Tio Pakusadewo ditangkap di rumahnya karena kedapatan menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

Tio ditetapkan sebagai tersangka karena positif menggunakan sabu-sabu dengan barang bukti sabu seberat 1,06 gram, alat hisap, serta handphone. Setelah dilakukan tes urine, Tio positif mengkonsumsi methamphetamine.

Kasus narkoba yang menjerat Tio bukanlah untuk pertama kalinya. Pasalnya, di pertengahan  90-an, ia pernah terjebak dalam pusaran narkoba.

Aktor yang dikenal dengan gayanya yang ceplas-ceplos ini sempat bebas dari jeratan narkoba selama beberapa bulan setelah menjalani proses rehabilitasi.

Bahkan di bulan Mei 2017, Tio sempat menyuarakan agar para pecandu narkoba untuk berhenti mengonsumsi obat-obatan terlarang. Sayangnya, ia kembali terjebak kasus narkoba di penghujung tahun 2017.

Atas kasusnya tersebut, hakim menjatuhkan vonis selama sembilan bulan penjara rehabilitasi pada tanggal 24 Juli 2018. Putusan tersebut jauh lebih ringan ketimbang tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum yaitu enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Ya, semoga aja Tio Pakusadewo gak terjebak lagi ya di pusaran narkoba dan kita bisa kembali menyaksikan akting ciamiknya di dunia perfilman Indonesia.