Jangan Lakukan 6 Hal Sepele Ini di Luar Negeri, Dendanya Ngeri !!!

Kamu mungkin udah tahu kalau makan permen di Singapura harus siap kena denda. Soalnya, di negara itu mengunyah permen karet dianggap mengotori fasilitas publik.

Denda yang dikenakan pun gak tanggung-tanggung. Besarnya berkisar antara US$ 500-1000 atau setara dengan Rp 7-14 juta.

Sementara bagi mereka yang melanggar aturan ini lebih dari sekali, harus rela membayar sampai US$ 2.000 dan membersihkan area publik.

Nah, ternyata gak cuma Singapura nih yang punya aturan-aturan denda yang gak biasa. Bagi warga Indonesia, aturan-aturan ini mungkin tampak biasa dilakukan, tapi di negara lain siap-siap aja mendadak miskin jika melanggar.

Buat kamu yang suka jalan-jalan atau berniat ke luar negeri, jangan sampai gak tahu aturan ini.

1. Jual beli rokok

denda
(Image: frontera)

Bagi para perokok, jalan-jalan ke Turkmenistan pasti menyiksa banget. Maklum, Turkmenistan adalah negara pertama di dunia yang melarang seluruh penjualan tembakau.

Bagi siapa aja yang melanggar aturan ini, siap-siap kehilangan uang sebesar Rp 26 juta. Wah, kalau aturan ini diberlakukan di Indonesia, bisa ada demo besar-besaran. Betul gak?

2. Melihat gawai saat menyebrang

denda
(Image: Time)

Larangan ini masuk akal sih. Pejalan kaki yang menyebrang sambil melihat gadget gak cuma berbahaya buat dirinya sendiri tapi juga bagi orang lain.

Aturan ini telah lama berlaku di Honolulu. Hukuman denda bisa mencapai US$ 35 (setara Rp 500 ribu) buat pelanggaran pertama dan US$ 99 (setara Rp 1,4 juta) buat pelanggaran berikutnya.

3. Memberi makan merpati

denda
(Image: pixabay)

Niat hati pengin berbagi, tapi bisa berujung hilang rejeki. Itulah yang bakal terjadi jika kamu memberi makan merpati di Venesia.

Sejak 2008, siapa aja yang memberi makan merpati di tempat umum wajib membayar hingga 50 Euro atau setara Rp 800 ribu. Salah satu alasan diterapkannya aturan ini adalah buat menghindari kotoran merpati yang berceceran di mana-mana.

4. Menggunakan sepatu high heels

denda
(Image: bbm)

Khusus di tempat bersejarah Yunani, simpan dulu koleksi sepatu hak tinggimu. Pasalnya, penggunaan sepatu hak tinggi dikhawatirkan dapat merusak kondisi lantai yang udah berumur.

Kamu bakal kena denda kalau ketahuan aparat di sana. Repot banget kan, cuma gara-gara sepatu harus mengeluarkan uang yang gak perlu.

5. Pakai bikini

denda
(Image: enforex)

Turis di Barcelona gak bisa melenggang di jalanan kota cuma dengan menggunakan bikini. Di Indonesia, emang jarang banget terjadi sih orang yang berjalan-jalan cuma berbikini, lain kalau di Eropa.

Aturan ini diterapkan buat mencegah perilaku nudis. Oleh sebab itu, pelanggar bakal dikenai denda sebesar 300-500 Euro atau setara dengan Rp 5 juta sampai Rp 8 juta.

Tapi, aturan ini gak berlaku buat area kolam renang, pantai, atau lingkungan sekitar pantai.

6. Intip ponsel pasangan tanpa izin

Buat kamu yang kepo berat, hati-hati saat ke Arab Saudi. Di sana terdapat Undang-Undang yang melarang siapa aja mengecek ponsel pasangan tanpa izin.

Jika dilanggar, kamu bisa terancam dipenjara maksimal satu tahun atau bayar denda maksimal Rp 1 miliar.

Bagi kamu yang suka jalan-jalan, aturan-aturan seperti ini wajib diketahui. Sebab, meski tampak sepele, sebuah negara pasti punya alasan khusus hingga menciptakan aturan tertentu.

Kalau kamu gak mau patuh ya siap-siap aja kena denda.