Yuk Simak !! Gaji Pekerjaan Ini Lebih Besar dari PNS

Faktor terpenting yang mempengaruhi keputusan orang untuk memilih pekerjaan tak lain adalah gaji. Tak mengherankan banyak orang yang setiap tahun harap-harap cemas menanti pengumuman pendaftaran CPNS atau calon pegawai negeri sipil. Sebab, konon gaji pekerjaan ini amatlah menarik.

Padahal jika dirinci, gaji PNS itu sedikit lho. Apalagi gaji PNS di daerah. Yang membuat gaji PNS terlihat besar adalah tunjangannya yang macam-macam.

Faktanya, ada sejumlah pekerjaan yang gajinya lebih besar ketimbang PNS meski tanpa tunjangan ini-itu. Berkat kemajuan zaman, terciptalah beberapa pekerjaan baru yang menarik dari segi penghasilan.

Berikut ini di antaranya:

1. Pekerja freelance

Jenis pekerjaan ini memang sudah ada sejak dulu. Tapi pilihannya kini lebih banyak. Bahkan yang belum lulus sekolah pun bisa jadi pekerja freelance.

Selain itu, gaji pekerjaan ini bisa kamu pilih mau dalam bentuk rupiah atau dolar. Misalnya jadi content writer atau penerjemah lepas lewat situs Freelancer atau Proz.

Di situs-situs itu kita bisa mencari orang yang sedang butuh jasa freelance dari mancanegara. Mengingat kita pakai mata uang rupiah, ketika mendapat job dengan gaji dolar Amerika, tentu keuntungan bakal berlipat-lipat.

Namun kita mesti benar-benar menunjukkan kapasitas diri. Sebab, pesaingnya juga tersebar di pelosok dunia. Sebelum masuk ke persaingan global itu, mungkin kita bisa mengasah diri dulu di kancah nasional dengan mencari lowongan freelance lokal.

2. Vlogger

gaji-pekerjaan
Jadi vlogger, jalan-jalan juga bisa dapet duit (flickr)

Pada dekade 1990-an hingga awal 2000-an, mungkin yang mengenal istilah vlogger itu nihil. Vlogger adalah akronim dari “video blogger”. Kalau blogger bisa jadi orang-orang lebih familier, yakni orang yang suka menulis di blog, entah demi hobi entah sebagai mata pencarian.

Nah, vlogger itu seperti blogger, tapi yang dibuat adalah karya video. Vlogger biasanya mengunggah video karyanya di YouTube. Makin banyak pemirsa atau views, makin tebal pundi-pundinya.

Bayaran didapatkan dari YouTube berdasarkan jumlah view. Jadi, bisa dibilang gaji pekerjaan gak terbatas. Dalam bentuk dolar lagi.

Presiden Joko Widodo juga bisa disebut sebagai vlogger karena punya karya-karya video di YouTube. Kalau ingin jadi vlogger, harus menawarkan karya yang unik dan menarik ya.

Bahkan Deddy Corbuzier yang presenter dan pesulap itu pun banting setir jadi vlogger. Mungkin karena tambang duit di ceruk ini lebih besar.

3. Selebgram

Sebelas-dua belas dengan vlogger, selebgram adalah pekerjaan yang tidak eksis sebelum era media sosial. Namun kini banyak yang berhasil jadi selebgram dengan penghasilan yang menggiurkan.

Selebgram adalah akronim dari “selebriti Instagram”. Artinya, orang yang terkenal di dunia media sosial Instagram.

Orang-orang ini punya follower atau pengikut ratusan hingga ribuan akun, meski ada sebagian di antaranya yang berupa akun palsu. Yang pasti, selebgram punya daya untuk mempengaruhi pengikutnya atau sebagai influencer.

Selebgram mendapat duit dari endorsment atau kontrak iklan di media sosial. Mereka akan mengunggah foto atau video yang berisi iklan itu sesuai dengan kontrak.

Dari satu kontrak saja, seorang selebgram bisa mendapat duit hingga jutaan rupiah. Bayaran itu tergantung seberapa kuat pengaruh selebgram. Makin banyak follower, umumnya bayaran makin besar.

4. Usaha sendiri

gaji-pekerjaan
Meski skalanya kecil, penghasilannya bisa amat besar (flickr)

Yang terakhir adalah pekerjaan yang diciptakan sendiri dan bisa bermanfaat untuk orang lain, yakni usaha sendiri. Mungkin tak perlu dijelaskan panjang-lebar, penghasilan pengusaha itu tak terbatas.

Memang, tantangannya tak bisa dikatakan mudah. Namun potensi pendapatannya sesuai dengan tantangan yang bisa ditaklukkan.

Memanfaatkan Internet, kita bisa memulai usaha yang sederhana dulu. Misalnya jadi reseller atau dropshipper, yang minim risikonya.

Seiring dengan berjalannya waktu, kita bisa mempelajari bisnis jual-beli online untuk membuka usaha sendiri. Pilihan lainnya adalah bikin usaha kecil-menengah. Pemerintah pusat dan daerah punya sederet program untuk membantu UKM.

Hal itu bisa kita manfaatkan. Di Jakarta, misalnya, ada program OK-OCE. Meski bantuan terbatas pada bimbingan, tak ada salahnya kita memanfaatkannya. Terlebih tidak ada pungutan biaya.

Bicara soal gaji PNS, sejumlah daerah kini menerapkan sistem gaji berdasarkan prestasi. Jika kinerja melorot, begitu pula penghasilan. Bahkan yang terbukti gagal akan langsung dimutasi.

Zaman now memang berbeda dengan zaman dulu kala, khususnya era Orde Baru. Dulu PNS memang banyak yang berleha-leha kerjanya karena gaji terus mengalir.

Sekarang pemerintah sudah sangat ketat mengatur keuangan. Pegawai negeri yang gak perform ya gak akan diberi gaji sama dengan pegawai lain yang kinerjanya bagus.

Kenapa gak mencoba peluang baru yang disediakan kemajuan zaman? Toh gaji pekerjaan yang udah disebutkan di atas bisa menyaingi gaji PNS yang selama ini dielu-elukan.