Yuk Bikin LinkedIn yang Keren Begini Biar Dilirik HRD

Situs LinkedIn, tentunya bukan hal yang asing lagi buat kamu, terutama para pencari kerja. Pasalnya, banyak sekali lowongan kerja yang ditawarkan di sana.

Selain itu, situs yang diluncurkan tahun 2003 ini juga berfungsi sebagai jejaring sosial bagi para profesional di berbagai bidang profesi.

Karena itu, jika dimanfaatkan dengan baik, kamu bisa mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Peluang karirmu pun akan semakin terbuka lebar.

Oleh karena itu, penting banget lho membuat profil LinkedIn yang bisa menarik hati para perekrut dari perusahaan yang kamu idamkan.

Lalu seperti apa dan gimana sih bikin profil LinkedIn yang menarik? Intip caranya di bawah ini yuk!

1. URL nama sendiri

linkedin
URL nama sendiri (tomsguide)

Saat membuat profil LinkedIn, kamu akan mendapatkan alamat URL yang bisa diklik ke halaman profilmu.

Nah, untuk di awal biasanya alamat URL-nya itu hanya berupa kombinasi angka. Tapi bisa kamu ganti kok.

Kamu bisa mengubahnya di halaman edit profil dan buat dengan menggunakan nama kamu sendiri. Selain itu, disarankan jangan bikin nama yang susah diingat atau terkesan main-main.

Buatlah menggunakan nama lengkap kamu agar terlihat lebih profesional. Ya, namanya juga ngelamar kerja, harus serius, termasuk nama URL di LinkedIn.

2. Menggunakan foto profil yang tepat

Salah satu kesalahan yang kerap dilakukan orang dalam membuat profil LinkedIn adalah menggunakan foto profil yang kurang tepat seperti foto yang sudah diedit atau bahkan foto bersama teman-teman. Kalau foto profilmu seperti itu mah siap-siap aja gak bakal dilirik oleh HRD.

Ingat, kalau pengguna LinkedIn itu adalah para profesional. Karena itu foto profilnya pun juga harus profesional dong.

Kamu gak harus menggunakan foto formal seperti pas foto buat di KTP atau ijazah. Foto yang terlihat santai juga boleh, asal wajah tetap terlihat jelas. Pastikan, wajahmu memenuhi sekitar 60 persen dari frame.

Kalau bingung, kamu bisa menggunakan pakaian yang biasa kamu gunakan saat kerja. Jangan lupa juga buat senyum ya.

3. Tulis bio singkat tentang diri kamu

linkedin
Tulis bio singkat tentang diri kamu (bradfordhines)

Kolom summary di LinkedIn seringkali diabaikan oleh para pengguna lantaran bingung atau malu menulis tentang diri mereka.

Padahal kolom tersebut merupakan kesempatanmu untuk ‘menjual diri’ ke para perekrut lho. Karena itu, tulislah beberapa hal tentang diri kamu secara singkat dan padat. Isinya ya menceritakan tentang background-mu, pencapaian kerja serta proyek yang sedang kamu lakukan saat ini.

Gak usah berlebihan dan terlalu panjang juga. Idealnya itu 100 hingga 300 kata.

4. Bikin daftar keahlian yang kamu kuasai

Coba intip profil LinkedIn-mu, apakah kamu sudah mengisi kolom skill dan memasukkan semua pekerjaan yang kamu kuasai?

Kalau belum, mending buru-buru deh isi. Pasalnya kolom skill itu berfungsi sebagai tagar yang dapat memudahkan perekrut mencari para pencari pekerja sesuai dengan keahliannya.

Jadi, semakin banyak keahlian yang kamu tulis, maka semakin besar pula kesempatanmu muncul di kolom pencarian.

Selain itu, daftar keahlianmu juga bisa mendapat endorse dari pengguna lain. Semakin banyak endorsement-nya, semakin tinggi pula nama kamu muncul di hasil pencarian untuk skill tersebut.

Sejauh ini, kamu bisa menulis hingga 50 keahlian. Manfaatkan secara optimal dan urutkan berdasarkan keahlian yang paling kamu kuasai.

Pasalnya, saat orang mengunjungi profilmu, mereka hanya dapat melihat tiga skill teratas, kecuali mereka mengklik tombol panah di bawahnya untuk melihat keseluruhan keahlian yang sudah kamu urutkan.

5. Minta rekomendasi

linkedin
Minta rekomendasi (linkedin)

Minta rekomendasi? Ya, emang sih terlihat sepele. Tapi rekomendasi dari kolega itu sebenarnya penting banget lho untuk meningkatkan kredibilitasmu di mata perekrut.

Karena itu, gak ada salahnya kok untuk meminta beberapa kalimat rekomendasi dari atasan, kolega maupun anak buahmu.

Jika kamu merasa sungkan meminta tolong langsung, kamu bisa lebih dulu memberikan rekomendasi ke orang lain. Nah, mayoritas orang biasanya akan balik memberi rekomendasi.

Gak cuma itu aja sih, menulis rekomendasi di profil orang lain biasanya akan membuat nama kamu muncul di profil orang itu dan bisa dilihat juga sama orang lain.

Nah, itu dia lima tips yang bisa kamu terapkan di profil LinkedIn-mu agar makin menarik perhatian para perekrut. Mudah bukan?