5 Tips Beli Mobil Sedan Bekas Biar Ga Zonk

Mobil sedan bekas emang menggoda, terutama karena harganya yang bisa jauh lebih rendah ketimbang versi terbaru.

Salah satu faktor utama yang bikin orang tertarik beli mobil sedan bekas adalah bentuknya yang ciamik. Orang-orang di jalanan juga bakal melirik.

Desain mobil sedan itu sifatnya long lasting alias bakal tetap bagus meski udah jadul. Kalau gak percaya, lihat aja Mitsubishi Galant, Lancer, Honda Civic Ferio, atau Mercedes-Benz Boxer.

Walau udah uzur tetap aja keren, kan?

Di balik semua keunggulannya itu, kamu tetap harus waspada ketika memutuskan buat beli mobil ini.

Nah, biar gak rugi di kemudian hari, gimana kalau kita pahami dulu tata cara memilih mobil sedan bekas yang baik dan benar? Yuk disimak.

1. Ketahui jenis mobil sedan bekas yang kamu pengin

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui dengan pasti jenis sedan apa yang sedang diincar.

Kamu gak bisa sekadar bilang “lagi cari sedan.” Umumnya, sedan terbagi dalam tiga tipe. Tipe ini juga menentukan segmentasi harganya lho.

Pertama adalah sedan kompak (kecil), lalu medium, dan yang terakhir adalah premium.

Harga jual sedan kecil lebih tinggi karena sifatnya fast moving. Sementara kalau sedan premium sebaliknya. Harga bekasnya agak jatuh. Soalnya, selain karena perawatannya yang mahal, mobil ini juga tergolong boros bensin.

Jarang ada yang pengin beli sedan premium kecuali mereka yang emang hobi.

2. Kapasitas sedan

Apakah kamu masih single? Berkeluarga? Berapa anaknya? Faktor ini harus kamu perhatikan lho.

Bukan berarti sedan gak bisa jadi mobil keluarga ya. Sedan medium ke atas malah bisa banget jadi mobil keluarga yang nyaman.

Tapi kalau sedan berjenis kompak, sebaiknya dipilih mereka yang masih lajang atau keluarga kecil. Mengapa demikian? Karena sedan jenis ini gak bakal nyaman kalau mengangkut lebih dari lima orang. Yang ada malah desak-desakan. Gak enak banget!

3. Cek kaki-kaki

Mengecek mesin itu udah pasti, tapi cek kaki-kaki tentu jadi hal yang agak malas buat dilakukan. Meski demikian, hal ini tetap harus dikerjakan bila berniat beli mobil sedan bekas.

Berhubung mobil ini ground clearance-nya pendek, maka suspensinya harus diperiksa dengan teliti. Gitu pula dengan kampas rem dan piringannya.

Jika mobil sedan yang pengin kamu beli udah lewat 40 ribu kilometer, maka kampas rem mobil umumnya udah harus diganti. Bisa jadi juga terjadi keausan piringan rem.

Kalau kamu gak paham-paham banget sama mesin, ada baiknya buat mengajak yang mengerti. Teman kamu yang kerja di bengkel, misalnya.

4. Hati-hati ketika memilih sedan non-Jepang

Penggila otomotif tentu tahu kalau sedan keluaran Eropa harga bekasnya bisa turun banget. Udah mobilnya gak pasaran, mewah, dan keren dari segi desain lagi.

Otomatis mereka yang bawa mobil ini  juga jadi terlihat lebih keren.

Tapi jangan salah, merawat mobil Eropa itu gak bisa sembarangan. Suku cadangnya juga mahal. Hal ini jadi faktor mengapa harga mobil sedan bekas keluaran Eropa relatif anjlok.

Dalam proses akhir pemeriksaan, kamu bisa simpulkan apakah kerusakan mobil sedan bekas udah parah atau belum. Kalau emang banyak banget yang harus diganti, ya lebih baik jangan dibeli deh. Sebaiknya cari referensi lain aja yang lebih sesuai kantong.

5. Usahakan beli yang kilometernya masih 20 ribuan

Tahun pembuatan boleh tua, tapi kalau kilometernya rendah alias masih di angka 20 ribuan ke bawah ya gak apa-apa deh. Pengin gimana juga faktor utama yang menentukan masa pakai mobil ya di kilometernya.

Ketika kilometer udah ada di angka 40 ribuan, maka tandanya mobil tersebut udah harus “jajan”. Sebut aja seperti ganti ban, ganti kampas rem, dan ganti fan belt..

Semakin tinggi kilometer juga menandakan kalau mobil sedan bekas ini sering dipakai. Pertanyaannya adalah, kemana aja dipakainya? Apakah sering dipakai buat melibas jalanan berlubang?

Kalau kenyataannya seperti itu, pasti komponen suspensinya udah gak terlalu prima. Apa rela beli bekas tapi langsung ganti suspensi?

Kalau kamu gak percaya apa yang tertera di odometer, cek aja dengan cara test drive. Pasti kerasa deh mobil yang emang benar-benar sering dipakai jalan atau yang gak.

Jadi, terlihat ribet gak menurutmu?

Asal kamu tahu, lima hal yang harus diperhatikan waktu beli mobil sedan bekas di atas tentunya bisa diaplikasikan ke mobil bekas merek lain.