5 Ciri-ciri Pengusaha Sukses Ala Pemain Bola

Pemain sepak bola memang terlihat hanya mengandalkan kekuatan fisik. Namun permainan di lapangan hijau lebih kompleks dari sekadar adu ketahanan fisik.

Pemain bola yang secara fisik lemah bisa jadi malah lebih sukses ketimbang yang staminanya seperti banteng yang habis minum Kratingdaeng. Luca Modric, pemain Kroasia yang jadi pemain terbaik Piala Dunia 2018, misalnya. Dia fisiknya tidak luar biasa, tapi permainannya mempesona.

Pengusaha yang ingin sukses bisa mencontoh bagaimana karakter pemain bola dan permainan yang digeluti. Ada banyak faktor dari 12 pemain di lapangan hijau yang membuat sebuah tim sepak bola bisa meraih banyak prestasi.

Faktor itulah yang bisa dijadikan acuan oleh pengusaha demi mendapatkan keberhasilan dalam bisnis. Berikut ini ciri pengusaha sukses yang bisa dicontek dari karakter para pemain bola.

1. Bisa memimpin

Dalam tim sepak bola, ada seorang kapten yang bertugas sebagai pemimpin tim. Kapten tim sepak bola harus bisa memperlihatkan konsistensi, kesabaran, kemampuan beradaptasi dan komunikasi, ketepatan dalam mengambil keputusan, serta kepercayaan diri.

Maka, tak sembarang orang bisa menjadi kapten. Hanya ada satu kapten, plus wakil kapten yang berfungsi sebagai ban serep saat sang kapten terpaksa absen.

Sebuah tim bisa jadi limbung ketika kaptennya tidak becus. Hal ini yang juga yang berlaku buat pengusaha. Salah satu ciri pengusaha sukses jelas yang sosoknya bisa memimpin para anak buahnya.

2. Punya etos kerja yang kuat

Leicester City, sebuah tim semenjana, mampu menjuarai Liga Inggris mengalahkan raksasa seperti Manchester United hingga Chelsea (instagram @lcfc)

Pemimpin suatu perusahaan memang berstatus bos. Namun bos bukan raja. Bos justru harus banyak bekerja dengan menunjukkan etos kerja yang kuat.

Para pemain bola wajib memiliki etos kerja tersebut. Kerja keras, diimbangi dengan kerja cerdas, lebih mungkin berujung pada kesuksesan ketimbang kerja leha-leha.

Sebuah tim bisa menjadi juara meski minim pemain top jika mampu bekerja keras. Kerja keras dibutuhkan untuk mengalahkan tim lawan, atau pesaing bisnis dalam kaitan dengan dunia usaha.

3. Mampu bekerja sama

Kerja sama selalu dibutuhkan dalam situasi yang membutuhkan kekompakan. Usaha bakal lancar ketika pemimpin dan pekerja mau bergandengan tangan dalam kegiatan operasional bisnis.

Sama seperti dalam tim sepak bola. Seorang pemain yang hebatnya tak terdeskripsikan pun bakal ditendang keluar dari tim jika dinilai tak mampu bekerja sama dengan pemain lain.

Bahkan pelatih, yang memimpin tim, bisa dikudeta bersama-sama oleh para pemain yang semestinya dia atur bila dianggap tak bisa diajak jalan bareng.

Kalau dalam bisnis, mungkin bukan kudeta yang terjadi, melainkan kolapsnya usaha yang dijalankan. Itu kenapa faktor mau bekerja sama jadi salah satu ciri pengusaha sukses yang utama.

4. Punya rencana cadangan

ciri-pengusaha-sukses
Brasil zaman Ronaldo-Romario tampak selalu punya strategi untuk mendobrak pertahanan lawan (veja.abril.com.br)

Rencana boleh disusun matang. Tapi kenyataan di lapangan mungkin tak sesuai dengan yang diharapkan. Itulah kenapa diperlukan rencana cadangan.

Seorang pengusaha mesti punya lebih dari satu rencana dalam menjalankan usaha. Ketika satu rencana gagal, pakai rencana lain. Begitu seterusnya sampai berhasil.

Pemain bola sudah memasukkan cara ini ke buku wajib mereka dalam bermain. Pelatihlah yang punya ide, pemain mengeksekusi. Bila serangan lewat sayap selalu mentah, mesti dicoba umpan terobosan dari tengah. Atau menembak langsung dari jarak jauh. Bukan mengulang strategi yang sama meski gagal terus.

5. Punya passion

ciri-pengusaha-sukses
Meski punya penduduk sedikit, Finlandia berisikan pemain yang punya passion tinggi (goal.com)

Kerja tanpa passion bagaikan makan makanan meski tak doyan. Niatnya cuma kenyang, tak menikmati setiap suapan yang masuk ke mulut.

Para pemain sepak bola tentu harus punya passion untuk bisa nyaman memainkan si kulit bundar dan meraih trofi. Nikola Kalinic, pemain Kroasia di Piala Dunia 2018, dipulangkan pelatihnya karena dinilai tak punya passion lantaran menolak diturunkan sebagai pemain cadangan.

Mestinya pemain siap bermain entah sebagai pemain utama ataupun cadangan. Begitu juga pengusaha. Passion adalah nyawa buat usaha yang dikerjakan. Seringnya justru orang membuka usaha tertentu lantaran hanya ikut tren. Inilah yang sebaiknya dihindari.

Tak dinyana, pengusaha dan pemain bola berbagi banyak kesamaan dalam hal upaya meraih kesuksesan. Buat yang hendak jadi pengusaha,  faktor-faktor yang dimiliki pemain bola itu bisa dipelajari untuk diadaptasi.