Kisah Dadang Mulya, Pria yang Mengaku Model di Berbagai Bungkus Rokok

Dadang Mulya adalah nama yang dalam beberapa hari terakhir ini sedang viral. Dia mengklaim dirinya gak terima royalti dari perusahaan yang selama ini memakai fotonya di bungkus rokok.

Kehebohan tersebut bermula ketika Dadang angkat bicara soal penggunaan foto tanpa seizinnya. Dia mengaku gak tahu-menahu kalau posenya yang pernah dijepret seseorang digunakan untuk bungkus rokok. Menurut Dadang, saat dirinya difoto, gak ada kontrak sama sekali.

Dadang menceritakan sedikit kronologis gimana bisa posenya menggendong anak sembari merokok bisa diabadikan lantas dipasang pada bungkus rokok. Sekitar enam tahun lalu tepatnya pada tahun 2012, Dadang diminta seorang sales rokok buat berpose menggendong anaknya sembari mengembuskan asap rokok.

Sebulan setelah kejadian tersebut, Dadang melihat fotonya udah bertebaran di bungkus-bungkus rokok. Kala itu, dia cerita ke sang istri dan si istri bilang gak apa-apa. Namun, sampai sebelum ia buka suara, Dadang masih kepikiran soal fotonya tersebut.

Barulah pada tahun ini dia mendatangi kantor Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) di Kuningan, Jawa Barat. Ia berharap ada perhatian dari pihak terkait kepada dirinya.

Viralnya kabar ini bikin cukup banyak orang penasaran siapa sih sebenarnya Dadang? Gimana kehidupan keluarga sebelum dan sesudah fotonya terpampang pada kampanye bungkus rokok tersebut.

dadang mulya
Dadang Mulya (tribunnews)

1. Asal dari Jawa Barat

Dadang Mulya diketahui udah berusia 40 tahunan dan berasal dari Desa Pancalang, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Istrinya bernama Mimin Karminah. Bersama istrinya, mereka udah punya empat anak, termasuk salah satu yang dia gendong saat tahun 2012 silam. Anak yang dia gendong saat itu baru berusia lima bulan dan merupakan putra kedua.

2. Anaknya putus sekolah

Cukup miris, anak pertamanya yang kini berusia 16 tahun harus putus sekolah karena tidak ada biaya. Putra pertamanya tersebut sering membantu Dadang bila dapat pekerjaan.

Sementara itu, putra kedua Dadang yang dia gendong dalam foto udah masuk sekolah Taman Kanak-Kanak dan berusia enam tahun. Dua anak Dadang yang lainnya masih balita.

3. Kerja serabutan

Dadang Mulya kerja serabutan. Tiap hari, ia hanya menanti orang memberikan pekerjaan, apa saja, kepadanya. Upahnya pun sekitar Rp 70 ribu per hari bila dapat pekerjaan.

Dadang berujar, dia sering gak dapat pekerjaan sampai berhari-hari. Bekerja sebagai buruh serabutan, Dadang kesulitan buat mencukupi kebutuhan keluarganya.

Sejak buka suara lewat media, Dadang mengatakan bahwa dia cuma meminta “perhatian” dari pemerintah maupun siapapun yang bertanggung jawab atas foto tersebut.

Gak diketahui siapa fotografer maupun tim terkait yang mengambil foto tersebut. Agak sulit emang sih kalau menangani penggunaan foto seperti ini. Apalagi foto tersebut sebenarnya digunakan buat kampanye pemerintah. Bisa jadi yang dapat royalti adalah fotografer atau gimana, kita gak tahu.

Berita terakhir, Dadang malah menarik tuntutannya dan mengurungkan niat buat lanjutkan ke jalur hukum. Dia berujar gak mau memperpanjang masalah tersebut. Apa pendapat kamu soal hal ini guys?