4 Pengusaha Difabel Ini Sukses Raup Ratusan Juta Sebulan

Punya kekurangan karena menyandang disabilitas ataupun difabel bukan berarti gak bisa ngapa-ngapain. Buktinya, gak sedikit di antara mereka yang berhasil dalam menjalani hidup. Malahan nih ada yang menjadi pengusaha sukses.

Sayangnya, masih ada aja yang memperlakukan para difabel ini secara berbeda. Padahal, mereka tuh kepengin diperlakukan yang sewajarnya. Walau punya kekurangan, mereka juga punya kesempatan buat sukses seperti orang lain.

Asal tahu aja nih, ternyata ada beberapa difabel yang berhasil menjadi pengusaha sukses lho. Penasaran dengan sosok mereka? Simak yuk ulasannya berikut ini.

1. Habibie Afsyah

pengusaha sukses
Habibie Afsyah (rayapos)

Raih omzet Rp 10 juta setiap bulan, Habibie Afsyah sukses menjalankan bisnis online-nya. Ia memperoleh pendapatan sebesar itu sejak mengikuti program affiliate situs Amazon. Pria kelahiran 1988 ini menjadi agen jual beli internasional di situs rintisan Jeff Bezos tersebut.

Walau alami kelumpuhan karena Muscular Dystrophy Progressive atau distrofi otot, hal tersebut gak menghalangi Habibie buat terus maju. Ibunya tahu kalau Habibie punya kecerdasan di atas rata-rata. Berkat ibunya, Habibie ikut kursus marketing ke Singapura berbiaya Rp 15 juta.

Pulang ke Indonesia setelah tiga minggu mengikuti kursus, Habibie mengaplikasikan ilmu-ilmu yang diperolehnya. Mendaftarkan diri dalam program affiliate situs Amazon, awalnya ia sukses menjual game PS 3 senilai US$ 24 atau Rp 346 ribu.

Dari situ lama kelamaan omzet penjualan makin naik. Hingga akhirnya meraup pendapatan puluhan juta. Karena keberhasilannya tersebut, Habibie sampai menjadi trainer di Eprofitmatrix.

2. Fanny Evrita Rotua Ritonga

pengusaha sukses
Fanny Evrita (yukepo)

Berstatus sebagai tuna daksa, Fanny Evrita Rotua Ritonga justru malah di-bullying. Namun, semua hinaan yang datang kepadanya mampu dia tepis dengan satu kata: sukses.

Wanita kelahiran 1991 itu memilih terjun ke dunia bisnis. Keterlibatannya dalam bisnis produk kecantikan bermula dari ajakan Angkie Yudistia, seorang tuna rungu yang menjadi CEO Thisable Enterprise.

Dari Angkie lah, Fanny kemudian merintis bisnis produk kecantikan Thisable Beauty Care. Gak diketahui pasti berapa omzet dari penjualan Thisable Beauty Care ini. Cuma yang jelas banyak yang antusias saat diluncurkan Mei 2017. Sekarang, Fanny pun tengah menikmati kesuksesannya.

3. Tarjono Slamet

pengusaha sukses
Tarjono Slamet (wovgo)

Musibah emang datang tanpa diduga. Namun di balik musibah tersebut, ada pelajaran yang bikin kita gak pasrah gitu aja dengan keadaan.

Inilah yang dirasakan Tarjono Slamet. Mantan pegawai PLN ini mengalami cacat seumur hidup karena kesetrum listrik tegangan tinggi. Kaki diamputasi, 10 jari tangannya lumpuh karena sarafnya rusak.

Lewat dua tahun, Tarjono kemudian bangkit, memulai semuanya dari awal. Berkat pengalamannya selama di Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum (Yakkum) Yogyakarta, ia memperoleh bekal keterampilan yang jadi modal buat merintis usahanya.

Berdirilah CV Mandiri Craft yang bermodalkan warisan dan sisa gajinya. Usaha ini fokus bikin beragam kerajinan kayu kayak alat peraga pendidikan dan puzzle. Hasilnya, produk Tarjono tembus pasar ekspor. Omzetnya pun bisa sampai Rp 150 juta sebulan.

4. Irma Suyanti

pengusaha sukses
Irma Suyanti (analisadaily)

Luar biasa Irma Suyanti ini. Meski mengalami cacat karena polio yang dideritanya, ia sukses menjadi pengusaha dengan mempekerjakan 2.500 orang karyawan. Bahkan, 150 orang di antaranya adalah difabel.

Irma sendiri menjalankan usaha pembuatan keset yang berdiri tahun 1999. Awalnya produk-produknya dijual ke tetangga dan pasar yang berada di tempatnya tinggal. Gak sedikit yang membeli dengan alasan kasihan.

Menyadari hal tersebut, Irma seakan berjanji buat meningkatkan kualitas produknya. Tekad dan kerja kerasnya membuahkan hasil. Irma meraup untung banyak dari usaha kesetnya tersebut. Ia mengantongi omzet hingga ratusan juta per bulan.

Sungguh mengagumkan ya empat orang di atas. Menjadi pengusaha sukses meskipun berstatus difabel. Mereka betul-betul layak menjadi inspirasi dan motivasi.

Mengajarkan kita semua, seberat apa pun kondisi yang dijalani bukanlah halangan buat meraih kesuksesan. Mereka seakan berkata, “Kami aja bisa, kenapa kamu gak?” Mantap!