5 Negara Ini Punya Jam Kerja Kurang dari 35 Jam Per Minggu

Belakangan ini, makin banyak negara yang memberlakukan jam kerja singkat. Menurut penelitian nih, jam kerja yang pendek ternyata mampu meningkatkan produktivitas kerja.

Harapannya tentu aja orang-orang yang bekerja di negara tersebut mampu memberi hasil yang maksimal. Untungnya lagi, pengurangan jam kerja ini bisa bikin karyawan makin happy. Waktu buat diri sendiri pun menjadi lebih banyak dari sebelumnya.

Lho, bukannya pengurangan waktu kerja malah bikin gaji berkurang juga ya?

Eits, jangan salah. Gak selamanya begitu. Buktinya, negara-negara ini meskipun jam kerjanya lebih pendek dari Indonesia, gak ngurangin sedikit pun gaji karyawannya.

Pengin tahu apa aja negaranya? Yuk simak ulasannya berikut ini.

1. Jerman – Rp 25 jutaan per bulan

jam kerja
Jerman (setav)

Kalau di Indonesia jam kerjanya 40 jam dalam seminggu, di Jerman malah cuma 35 jam dalam seminggu. Jatah cutinya pun juga lebih banyak, yaitu 24 hari.

Hebatnya lagi, dengan waktu kerja yang singkat tersebut, mereka bekerja lebih produktif. Gak cuma karena waktu kerjanya, orang-orang Jerman bisa lebih produktif karena mereka fokus sama yang mereka kerjakan.

Terus berapa nih gaji di sana? Per tahunnya mereka bisa menerima US$ 20.989 atau Rp 303 juta. Kalau disebulankan berarti Rp 25 jutaan.

2. Denmark – Rp 34 jutaan

jam kerja
Denmark (icef)

Negara yang satu ini lebih singkat dua jam dibanding Jerman. Di Denmark, kerja selama seminggu cuma butuh 33 jam.

Buat urusan cuti, negara Skandinavia ini memberi jatah kepada pekerjanya lima minggu dalam setahun. Terlebih buat wanita yang hamil di sana. Jatah cutinya bisa mencapai 52 minggu alias satu tahun.

Gak ketinggalan juga suami dari wanita yang hamil tersebut. Dapat cuti selama 32 pekan. Dan jangan khawatir gaji bakal dipotong. Di sini cuti tetap dibayar. Enak banget ya kerja di Denmark?

Di sana gaji tahunan karyawannya rata-rata US$ 28.800 atau Rp 416 jutaan setahun. Artinya, sebulan dapat Rp 34 jutaan.

3. Norwegia – Rp 50 jutaan

jam kerja
Norwegia (paragona)

Tinggal di negara Skandinavia sepertinya benar-benar enak ya. Soalnya ada satu lagi nih negara Skandinavia yang punya jam kerja pendek, yaitu Norwegia.

Di Norwegia, waktu kerjanya cuma 33 jam selama seminggu. Karena jam kerjanya itulah, Norwegia digelari sebagai salah satu negara yang terbaik di dunia.

Orang yang bekerja di Norwegia rata-rata digaji US$ 42 ribu atau Rp 607 juta per tahun. Itu berarti setiap pekerja di Norwegia terima bulanan sebesar Rp 50 jutaan.

4. Belanda – Rp 25 jutaan

jam kerja
Belanda (wikicrypto)

Negara yang dikenal dengan kincir angin dan bunga tulipnya ini juga memberlakukan jam kerja yang singkat. Orang-orang yang kerja di Belanda punya waktu kerja 29 jam selama seminggu.

Pendeknya waktu kerja tersebut sebagai langkah pemerintah Belanda yang pengin menerapkan work-life balance di kehidupan masyarakatnya. Lalu berapa gaji di Belanda?

Setiap tahunnya, orang-orang yang bekerja di Belanda menerima gaji sebesar US$ 21.348 atau Rp 308 juta. Sebulannya, berarti Rp 25 jutaan.

5. Prancis – Rp 24 juta

jam kerja
Prancis (foundtheworld)

Negara yang terkenal dengan menara Eiffel ini punya jam kerja 35 jam selama seminggu. Ditambah lagi dengan pemberian cuti keluarga selama 16 minggu dalam setahun.

Hukum yang diberlakukan di Prancis dibikin dengan mempertimbangkan kondisi karyawan. Makanya ada peraturan yang melarang perusahaan buat hubungi karyawannya di luar jam kerja.

Di Prancis, karyawannya digaji rata-rata US$ 20.272 atau Rp 293 juta per tahun. Atau menerima Rp 24 juta setiap bulan.

Wah, ternyata lima negara di atas punya jam kerja yang jadi impian kita-kita ya. Pengin gak? Ya, kalau ada duit sih penginnya pindah ke sana ya.

قالب وردپرس