Nyari Lowongan Kerja Gak Harus di Perusahaan Besar Kok

Semuanya pasti ingin sukses di tahun baru ini. Bagi para fresh graduates, untuk menggapai kesuksesan tersebut, sebagian dari kamu mungkin udah mulai nyari-nyari lowongan kerja.

Nah, soal ngelamar kerjaan, kebanyakan dari kita biasanya lebih fokus untuk mencari lowongan kerja dari perusahaan-perusahaan besar. Harapannya, perusahaan besar itu bakal ngasih gaji dan benefit yang lebih baik dibanding perusahaan yang belum punya nama.

Tapi gak semua perusahaan besar menggaji karyawannya dengan gaji yang besar juga lho. Malah ada perusahaan besar yang sudah jadi perusahaan publik, tapi sering dikritik karena dianggap gak memperhatikan kesejahteraan karyawan.

Sebaliknya, mungkin kamu punya teman yang kerja di perusahaan baru yang gak terkenal tapi gajinya gede. Bahkan gaji dia bisa dua kali lipat gajimu, padahal kalau dipikir-pikir kamu satu level sama dia secara karier.

Nah, khusus buat kamu yang lagi galau nyari lowongan kerja tahun ini, yuk kita bandingkan kelebihan dan kekurangan antara melamar di perusahaan besar dan perusahaan baru. Berikut ulasan lengkapnya.

1. Rekrutmen

lowongan kerja
Mana ya kira-kira yang lebih baik (today)

Perusahaan besar

Proses rekrutmen di perusahaan besar sudah pasti ada birokrasinya. Sebut saja kayak BUMN, mereka memberlakukan tes yang mirip tes Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sementara itu, perusahaan besar lainnya punya mekanisme yang berbeda.

Kalau bicara soal jumlah pelamar, sudah pasti pelamarnya banyak. Wong perusahaannya sudah top banget. Alhasil, kesempatanmu dipanggil interview pun jadi lebih kecil.

Perusahaan baru

Kalau judulnya saja sudah “perusahaan baru”, tentu masih banyak masyarakat yang gak mengenal perusahaan ini. Pelamar kerja pun kurang tertarik melamar terutama jika gajinya gak gede-gede amat.

Sistem rekrutmen perusahaan baru cukup beragam. Ada yang harus tes dulu layaknya perusahaan besar pada umumnya, dan ada yang mungkin cuma ngobrol-ngobrol interview saja terus diterima.

Mengingat jumlah pelamarnya yang gak sebanyak perusahaan besar, maka kesempatanmu dipanggil interview kerja jadi semakin besar. Ketika kamu sudah dipanggil, kamu bisa keluarin jurus-jurus saktimu agar bisa diterima bekerja di perusahaan tersebut.

2. Jenjang karier

lowongan kerja
Jenjang kariernya pun beda (uproxx)

Perusahaan besar

Perusahaan besar tentu sudah punya sistem jenjang karier yang baku dan sudah diterapkan bertahun-tahun. Bila kamu akhirnya bekerja di perusahaan ini, tentu kamu sudah tahu apa yang harus dilakukan agar kariermu terus berkembang di tahun berikutnya.

Namun gak sedikit juga perusahaan besar yang sistem jenjang kariernya kerap diwarnai unsur senioritas. Hal inilah yang membuat beberapa karyawan di perusahaan besar ogah berlama-lama meniti karier di perusahaan tempat mereka bekerja.

Perusahaan baru

Sistem jenjang karier di perusahaan baru mungkin belum baku, apalagi yang jumlah karyawannya cuma sedikit. Mereka pun bakal meminta kontribusi nyata dari seluruh karyawan dari divisi manapun demi kemajuannya.

Mengingat banyak perusahaan baru yang punya karyawan sedikit, maka kesempatanmu untuk dekat dengan manajemen pun besar. Jenjang karier pun akan menjadi suatu hal yang bisa dibahas kapan saja.

Intinya, bila ingin jenjang karier yang baik ya banyak-banyak aktif deh dalam meeting. Banyak kasih masukan, niscaya kamu pun bakal cepat dipromosi dan diberikan tanggung jawab lebih. Tentunya kalau sudah begitu, gaji naik juga dong.

3. Budaya kantor

lowongan kerja
Desain kantor beda, budayanya juga beda (Tirana Business Park)

Perusahaan besar

Budaya kerja perusahaan besar tentu saja terlihat kaku dan formal. Ya wajar saja, mereka harus menjaga image perusahaan dengan baik dong.

Dresscode karyawannya pun formal, paling hari Jumat saja bisa pakai pakaian kasual. Dan khusus level manager biasanya punya ruangan sendiri.

Umumnya bakal terlihat sekat yang jelas antara atasan dan bawahan. So, wajar deh tuh kalau sang bawahan sering gak enak untuk mengutarakan sesuatu, terutama kalau punya perbedaan pandangan dengan bos terkait kerjaan.

Terkait peraturan, tentu saja perusahaan besar punya peraturan yang saklek dan gak boleh dilanggar, terutama masalah absensi. Makanya, gak heran kalau di kantor-kantor mereka ada mesin absen.

Perusahaan baru

Budaya kerja perusahaan baru cenderung lebih santai dan fleksibel ketimbang perusahaan besar. Hal itu bisa dilihat dari bentuk ruang kerjanya yang rata-rata memiliki konsep terbuka, dan dresscode karyawannya yang bisa pakai pakaian kasual setiap hari.

Sekat antara atasan dan bawahan pun hampir gak terlihat di sebagian perusahaan baru. Beberapa perusahaan baru juga menerapkan sistem kerja remote working alias kerja di luar kantor, demi kenyamanan dan fleksibilitas. Tapi bukan berarti semua perusahaan baru punya mekanisme seperti ini ya.

4. Gaji

lowongan kerja
Perusahaan baru bukan berarti gajinya kecil (exol)

Perusahaan besar

Nah ini dia pembahasan yang paling seru, apalagi kalau bukan gaji. Seperti yang dijelaskan di atas, gak semua perusahaan besar gajinya juga besar. Jadi jangan langsung gelap mata kalau lihat iklan lowongan kerja dari perusahaan besar ya.

Tapi intinya mereka punya mekanisme penggajian yang lebih mumpuni. Hal itu disebabkan karena jobdesc setiap karyawan sudah ditentukan secara baku, dari awal dia bergabung.

Ketika nanti dia akan dipromosi, biasanya karyawan bakal jadi pejabat sementara (PJS) untuk jabatan yang akan diembannya di depan. Misal seorang supervisor menjadi PJS Asisten Manajer, sudah pasti gajinya dinaikan. Kenaikan gaji ini pun berlaku terhadap karyawan yang diminta mengemban tugas atasan yang sedang cuti lama lho.

Perusahaan baru

Tentu saja, perusahaan baru juga punya standar gaji yang berlaku untuk setiap karyawan di level tertentu. Hanya saja sebagian besar dari perusahaan baru gak menerapkan mekanisme kenaikan gaji untuk PJS dan PLT.

Mengapa banyak perusahaan baru yang menggaji karyawannya jauh lebih tinggi ketimbang perusahaan besar? Karena, gak sedikit dari mereka yang memilih untuk merekrut satu karyawan dengan banyak keterampilan.

Sebut saja, salah satu perusahaan e-commerce yang berbasis di Jakarta mempekerjakan satu orang untuk menjadi manajer keuangan, aset kantor, dan personalia!

5. Tunjangan

lowongan kerja
Kalau dikasih tunjangan mobil mau gak? (the Balance)

Perusahaan besar

Bicara soal tunjangan, perusahaan besar umumnya punya tunjangan yang cukup baik. Mulai dari asuransi kesehatan buat karyawan hingga dana pensiun. Jumlah plafonnya tergantung dari kebijakan perusahaan masing-masing.

Selain asuransi kesehatan, sebagian perusahaan juga memberikan tunjangan car ownership program (COP). Program ini adalah tunjangan transportasi berupa pemberian mobil, dan umumnya berlaku untuk level asisten manajer dan manajer.

Apa hanya itu? Tentu masih ada fasilitas beragam lainnya yang bisa diberikan oleh perusahaan besar ke karyawan. Tentunya makin besar perusahaannya, makin “wah” juga tunjangannya.

Jadi biar kata gajinya pas-pasan, perusahaan besar kadang unggul dari sistem tunjangan. Itulah yang membuat beberapa karyawan perusahaan besar galau ketika mau resign.

Perusahaan baru

Gimana dengan lowongan kerja di perusahaan baru? Tunjangan di perusahaan baru tentunya gak bisa dibandingkan dengan perusahaan besar.

Gak sedikit juga perusahaan baru yang hanya memberikan kartu BPJS sebagai tunjangan ke karyawan tanpa ada asuransi kesehatan tambahan. So, gak usah ngarep dikasih mobil atau yang lain jika melamar di perusahaan baru.

Itulah sebabnya, mereka berani menggaji karyawannya dua kali lebih besar daripada perusahaan besar sekalipun. Tapi apa rela tuh gaji gede tunjangan gak seberapa?

Jadi, Perusahaan besar atau perusahaan baru ya?

Setelah menyimak perbandingan di atas, tentu saja kamu sudah tahu jawabannya. Intinya ya balik lagi ke diri kamu. Tapi buat yang masih bingung mungkin inilah wejangan yang bisa diberikan Kami.com kepadamu saat lagi nyari lowongan kerja.

Pilih perusahaan besar kalau:

Kamu butuh membangun reputasi karier, ingin memperkuat networking, dan sudah berkeluarga. Mengapa demikian?

CV-mu bakal terlihat bagus di mata pemberi kerja bila kamu pernah bekerja di perusahaan besar. Peluang pindah kerja juga jadi mulus. Perusahaan besar juga punya jaringan network yang cukup luas yang bisa kamu manfaatkan untuk kepentingan kariermu juga. Dan yang terakhir, perusahaan besar punya sistem tunjangan yang bisa meringankan beban finansial.

Pilih perusahaan baru kalau:

Masih lajang, haus akan tantangan, dan ingin belajar dengan lebih dalam. Mengapa demikian?

Seperti yang dibahas di poin gaji dan jenjang karier, kebanyakan perusahaan baru punya metode kerja yang belum terstruktur. Masih banyak tumpang tindih antara satu jobdesc dengan yang lainnya.

Jadi secara gak langsung, pekerjaan multitask ini memang pas buat seseorang yang belum berkeluarga dan memiliki banyak waktu. Dengan sistem kerja seperti ini, tentunya akan timbul tantangan baru yang harus kamu hadapi, danjadi pembelajaran buatmu di masa depan.

So, apakah sudah menentukan mau milih lowongan kerja di mana? Semoga gak salah pilih ya!

قالب وردپرس

error: Content is protected !!