Gak Cuma Mobil Bermuka Dua, Ini 5 Modifikasi yang Berbahaya

Belakangan ini, kanal otomotif media online dihebohkan dengan kemunculan mobil bermuka dua yang ditilang Polisi karena dianggap berbahaya. Kok bisa ya dianggap berbahaya?

Seperti diberitakan Grid, Kanit Lantas Polsek Sukajadi, AKP Hilman, mengatakan bahwa mobil Vios Limo bermuka dua terpaksa ditilang karena gak layak jalan. Mobil itu gak punya lampu mundur, bermesin ganda, ber-STNK ganda, berplat ganda, dan dimensinya gak sesuai.

Karena mukanya ada dua, setirnya pun ada dua. So, bisa dikendarai dua sopir sekaligus. Sang modifikator juga memasang jok sopir yang saling membelakangi.

Ditambah lagi, pemilik mobil bermuka dua juga belum mengajukan izin rubah bentuk dan ganti warna (rubentina), ke Polisi. Ya wajar deh akhirnya ditilang pihak berwajib.

Sejainya membangun mobil bermuka dua buat kontes sih sah-sah aja sebenarnya. Toh kalau mobilnya bisa dijual ke penggemar kamu yang untung. Yang salah adalah ketika mobil itu dikendarai di jalan raya.

mobil bermuka dua
Saya nyetir di depannya ya, kamu nyetir di belakang. Eh tapi ini mana yang depan mana yang belakang ya (Okezone)

Coba deh bayangin kalau mobil kayak gitu melesat di tol. Apa pengendara lain gak pada kebingungan. Pasti jadi perhatian semua pengendara yang ujungnya jadi pada gak fokus nyetir.

Belajar dari peristiwa ini, sudah sebaiknya kamu ketahui bahwa ada lima modifikasi yang dinilai berbahaya untuk dilakukan. Bahaya di sini gak hanya membahayakan dirimu juga ya, melainkan membahayakan pengendara lain. Berikut ulasannya.

1. Pasang velg yang terlampau besar

mobil bermuka dua
Keren sih tapi kalau gak nyaman gimana gitu ya (Mobilku)

Velg besar memang kelihatannya gagah, keren, dan sporty. Tapi dengan memakai velg yang gak standar tentu kenyamanan dikorbankan bukan? Parahnya adalah, gak sedikit dari penggila otomotif yang rela mengorbankan kenyamanan hanya untuk tampil gagah.

Patut diketahui lho, dengan menggunakan ukuran velg yang terlalu besar atau 5 inci di atas ukuran velg standar, maka performa handling mobilmu juga berkurang. Bantingan suspensi juga makin keras dan kaki mobil rawan rusak.

Dengan melakukan hal ini, otomatis profil ban mobilmu jadi makin tipis. Otomatis kinerja shockbreaker jadi makin berat. Sudah pasti hal itu juga harus disertai dengan pergantian disc brake dan kalipernya. Kalau gak gitu, daya cengkram ban pasti hilang dan berbahaya tentunya.

2. Ceperin mobil

mobil bermuka dua
Ceper banget bos! (Carmudi)

Modifikasi ceper atau merendahkan ground clearance juga kerap jadi pilihan banyak penggila otomotif. Demi terkesan stylish, maka para modifikator kerap memotong per-standar hingga mobil tersebut kelihatan pendek.

Modifikasi seperti ini gak bakal aman dan membuatmu susah bermanuver. Kayak apa coba kalau ada polisi tidur atau jalanan berlubang? Gak nutup kemungkinan shockbreaker patah di tengah jalan karena menghantam sesuatu.

3. Lampu HID yang silau banget

mobil bermuka dua
Lampunya silaaauuu men (merdeka)

Lampu high intensity discharge alias HID sanggup menghasilkan cahaya dengan tingkat intensitas yang tinggi. Sudah terlalu silau, terus warnanya putih pula.

Dan celakanya, di tengah malam saat kamu nyetir ada truk papasan di depanmu. Dia langsung kaget dengan pancaran lampu mobilmu yang silau banget. Kebetulan sopir truknya juga lagi ngantuk habis begadang. Gimana tuh jadinya?

Jika pengemudi truk itu hilang fokus karena tembakan lampu mobilmu, bisa saja mereka mengalami kecelakaan. Nyawalah yang jadi taruhannya, selain itu penggunaan aksesori ini juga bisa membuatmu didenda lho.

4. Kaca film yang gelap

mobil bermuka dua
Gelap bingit nih, kacamata saya juga kalah gelap (tukangkacafilm)

Tujuan utama kaca film adalah meredam sinar matahari yang masuk ke kabin. Namun gak sedikit orang yang belum paham akan hal ini.

Mereka justru menggelapkan kaca mobilnya dengan alasan keamanan atau melindungi privasi. Biar gak ada orang yang bisa ngelihat apa sih isi di mobilnya.

Mungkin pemikiran mereka ada benarnya juga sih. Tapi, itu juga membahayakan loh.

Kaca yang terlampau gelap tentu membuat visibilitasmu jadi berkurang. Terutama jika kamu berkendara di malam hari dan kamu mau memarkir mobil.

5. Mengganti bumper asli dengan yang custom

mobil bermuka dua
Walaupun bisa menambah kegantengan, ingat loh yang ganteng mobilnya bukan yang nyopir (Grid)

Bumber memang kadang terlihat membosankan, oleh karena itu kalau bisa dicustom biar tambah keren atau sporty. Sah-sah saja sih sebenarnya tapi kalau masangnya saja asal-asalan, tentu bisa mengundang bahaya.

Pemasangan bumper yang gak teliti bisa menutup alur sensor airbag di bagian depan. Jika terjadi benturan keras di bagian depan dan airbag gak berfungsi, maka siapa yang rugi? Tentu si pengemudi kan. Hal itu juga bisa menyebabkan kematian, terutama kalau kecelakaannya parah.

So, sudah tahu kan sekarang kalau gak cuma mobil bermuka dua doang kan yang dianggap berbahaya. Mobil yang ganti velg dan ganti lampu saja bisa dianggap berbahaya.

Ingat deh modif itu keluar duit banyak. Selain itu, menjual mobil modif kalau ke showroom atau ke orang awam tentu bisa anjlok harganya. Pilihannya cuma bisa ke penggemar.

قالب وردپرس

error: Content is protected !!