Kereta Bandara Soekarno Hatta Resmi Beroperasi, Catat 5 Hal Ini Ya

Tepat pada awal tahun 2018, Presiden Joko Widodo meresmikan kereta Bandara Soekarno-Hatta. Dengan adanya kereta yang satu ini, transportasi ke bandara jadi nambah satu nih. Tapi kamu udah tahu belum cara menggunakan fasilitas ini? Beda lho sama kereta KRL.

Ada banyak perbedaan antara kereta bandara dan commuterline alias KRL. Tapi yang jelas, dengan kereta ini kamu bisa sampai ke bandara Soetta dalam 56 menit saja, gak pake macet-macetan. Kecuali kalau ada gangguan ya.

Sejatinya, kereta bandara pertama di Indonesia sudah beroperasi di Medan, lebih tepatnya di Bandara Kualanamu. Jadi yang di Jakarta ini adalah kereta bandara kedua.

Meski demikian, pengelola keduanya sama, yaitu PT Railink yang gak lain adalah anak perusahaan PT KAI dan PT Angkasa Pura II.

Tertarik nyobain kereta ini? Eits, jangan buru-buru. Ketahui dulu yuk lima hal seputar kereta bandara Soetta agar gak bingung ketika di stasiun.

1. Rute perjalanan kereta bandara

kereta bandara
Beginilah peresmian kereta bandara di awal tahun (Tempo)

Gak semua stasiun kereta di Jakarta punya akses langsung ke bandara. Sebab, rute kereta ini adalah Manggarai – Sudirman Baru – Duri – Batu Ceper – Bandara Soekarno Hatta. Artinya, gak bisa tuh kamu berangkat dari Stasiun Jakarta Kota, Tebet, apalagi Buaran.

Patut diketahui juga, sampai saat ini baru ada dua stasiun yang melayani keberangkatan, yakni Sudirman Baru dan Batu Ceper saja. Mengapa demikian? Karena Stasiun Manggarai dan Duri masih dalam proses konstruksi.

Jadi buat yang mau nyobain, silakan berangkat dari stasiun terdekat rumahmu menuju Stasiun Sudirman Baru dan Batu Ceper. Setelah itu baru cuss ke bandara.

2. Harga tiketnya “masih” Rp 70 ribu

Setelah diresmikan Presiden Jokowi, harga tiket kereta bandara ditetapkan di angka Rp 70 ribu untuk sekali jalan dari stasiun manapun. Mahal gak menurut kamu?

Ada wacana juga nih, PT Railink mengusulkan kenaikan tarif jadi Rp 100 ribu. Dan kalau disetujui, harga tiket bakal naik bulan Maret 2018. Kalau bus Damri,harga tiketnya sih emang cuma Rp 40 ribu, tapi masih bisa ketemu macet.

Sebagai informasi, untuk kereta bandara di Medan saja sejak 2015 harga tiketnya sudah Rp 100 ribu. Dan seperti diberitakan di Detik, harga tiket kereta bandara di Indonesia ini tergolong murah karena di negara lain harganya mencapai Rp 150 hingga Rp 170 ribuan lho.

Tentunya harga Rp 100 ribu juga lebih hemat buat sebagian orang yang rumahnya jauh dari bandara. Daripada naik taksi konvensional atau taksi online, mending naik ini kan?

3. Keberangkatannya dimulai pukul 03.21 pagi sampai 22.51 WIB

kereta bandara
Interiornya udah kayak pesawat. Ada pramugari sama pramugara juga, eh tapi kalau di kereta namanya pramu apa ya? (inews)

Selain tarif, tentu kamu juga harus tahu jadwal keberangkatan kereta bandara. Sebelum waktu subuh, kereta ini sudah berangkat kok, lebih tepatnya pada pukul 03.21. Adapun, jadwal terakhirnya adalah pukul 22.51.

Buat yang mau berangkat dengan jadwal penerbangan pertama, tentu kamu bisa sesuaikan keberangkatannya jika mau menggunakan kereta bandara. Pokoknya usahakan tiba di bandara satu jam sebelum kamu terbang. Perhitungkan waktu tempuh dari rumah ke bandara juga ya.

4. Satu kereta bandara bisa mengangkut 242 orang

Gak usah khawatir soal kapasitas kereta bandara. Jangan bandingin sama KRL yang harus desek-desekan ya. Kereta ini punya enam gerbong yang satu gerbongnya diisi oleh 42 bangku. So, sekali jalan, satu kereta bisa mengangkut 242 orang sekaligus.

Setiap 30 menit, kereta bandara sudah tersedia di stasiun. Jadi buat yang terlambat naik, kamu masih punya 30 menit untuk nunggu, dan sekitar 57 menit perjalanan untuk menuju bandara.

Oh ya, hampir kelupaan nih. Interior kereta bandara ini juga mirip banget sama pesawat lho. Ada bagasi kabin dan ada juga TV LED untuk hiburannya.

5. Beli tiket gak bisa pakai uang tunai

kereta bandara
Tenang saja, masih ada petugasnya kok yang bantuin kamu beli tiket (Kompas)

Ada dua cara untuk membeli tiket kereta bandara. Salah satunya dengan menggunakan vending machine di stasiun, dan satu lagi dengan menggunakan aplikasi. Sistem transaksi pembeliannya pun non-tunai.

Di setiap vending machine bakal ada petugas yang siap membantu kamu membeli tiket. Pembayarannya bisa dengan kartu debet atau kredit. Pastikan saja saldo di rekeningmu masih ada. Jangan dikuras melulu, nanti tanggal tua jadi bokek gak bisa nyobain kereta bandara.

Buat yang mau beli online, kunjungi saja situs Railink. Atau yang mau pakai aplikasi bisa download DooEt dan beli tiketnya di sana. Jangan pakai aplikasi transportasi umum ya, kalau aplikasi transportasi umum fungsinya buat pantau rute KRL dan Transjakarta aja.

Itulah lima hal yang wajib kamu ketahui sebelum kamu naik kereta bandara. Bila sudah tahu, gak bingung lagi tentunya ketika mau ke memanfaatkan fasilitas yang satu ini. Sekarang ke bandara gak repot dan gak mahal lagi deh!

قالب وردپرس

error: Content is protected !!